ILMU POLITIK UIN ALAUDDIN MAKASSAR


 
ARI YAHYA HIDAYAT

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar → Pendidikan merupakan penunjang utama bagi kemajuan suatu bangsa. Namun melihat realita yang terjadi saat ini harapan mengenai kualitas dari pendidikan itu sendiri masih sangat jauh dari kata sempurna.
Meskipun Indonesia termasuk Negara dengan jumlah penduduk yang cukup banyak dari belahan dunia, tapi mengapa saat ini kita masih tergolong Negara yang berkembang. Coba kita menengok ke Negara tetangga, singapura dengan luas wilayah yang terbatas dan jumlah penduduk yang tidak lebih banyak dari Indonesia tapi mereka tergolong lebih maju dari Negara kita.
Maka baiknya kita mengacu pada sistem pendidikan di Negara kita saat ini, kita tahu betul bahwa sistem pendidikan yang di gunakan dari beberapa tahun silam sampai saat ini masih sama, yaitu di mana satu objek (guru) memberikan umpan materi kepada objek – objek (murid) yang jumlahnya kurang lebih 30 orang perkelas.
Bagaimana mungkin murid yang memiliki bakat kemampuan dan minat yang berbeda – beda di tangani oleh satu orang guru yang tentu akan memberikan penyamarataan tanpa dia ketahui bahwa setiap murid tingkat kecerdasan dan daya tangkapnya tentu juga berbeda.
Sehingga faktanya dalam ruang kelas murid yang cerdas akan semakin monoton dan terkesan akrab dengan guru. Namun bagaimana dengan mereka yang memiliki daya tangkap yang lemah tentu mereka akan semakin tertinggal.
Berbeda dengan Negara luar dimana mereka memberikan kebebasan penuh bagi murid untuk menekuni bidang yang ia senangi, sebab belajar dengan keadaan nyaman itu sanagat penting, ketika kita menggeluti sesuatu yang pada dasarnya memang kita sukai tentu kita dengan senang hati melakukannya.
Namun bagaimana jika sebaliknya, otomatis hanya akan menimbulkan perasaan intimidasi. Itulah mengapa Negara luar banyak melahirkan orang yang memang ahli dalam bidang – bidang tertentu, karena mereka pada dasarnya mengembangkan potensi dan bakat yang dia miliki pada jalur pendidikan.
Dengan sistem pendidikan yang baik tentu akan menciptakan insan yang berpengatuhuan dan berilmu, tapi tidak hanya sampai disitusemua harus di barengi dengan kecerdasan spiritual, agar tidak terjadi penyahgunaan wewenang dalam dunia kerja pada nantinya.
Itu juga menjadi hal yang mendasar pada perbedaan antara kata teaching dan education. Di mana teaching memang merupakan proses belajar yang secara teoritas, sedangkan education di maksudkan untuk membentuk karakter moral bagi generasi muda.
Scribe by Yayat Dipahatang 

Komentar